• ?
  • 022 - 4214390
  • bec@bandungeyecenter.org

SELAMAT DATANG DI WEBSITE BANDUNG EYE CENTER     --     EYE SPECIALIST HEALTH SERVICES     --   BESTFRIEND IN EYE CARE   --  TIDAK PERLU REPOT MEMAKAI KACAMATA KAMI SOLUSINYA  --  KAMI MENYEDIAKAN APA YANG ANDA BUTUHKAN UNTUK KESEHATAN MATA ANDA

BEDAH REFRAKTIF

D   O   K   T   E   R       S   P   E   S   I   A   L   I   S

                   

 

Kelainan REFRAKTIF

Apa yang disebut kelainan refraktif ?

Dalam keadaan normal, mata menghasilkan gambaran yang jelas karena cahaya yang masuk dibiaskan oleh kornea dan lensa, sehingga terfokus ke retina. Retina mengirimkan gambaran yang terbentuk ke otak melalui saraf optikus. Bentuk kornea tetap, tetapi bentuk lensa berubah agar terfokus pada objek yang memiliki jarak yang berlainan dari mata.

“ Pada Kelainan Refraktif, cahaya tidak dibiaskan sebagaimana mestinya sehingga gambaran yang terbentuk terlihat kabur”.

Jenis-jenis Kelainan Refraktif :

-          Miopia

-          Hiperopia

-          Astigmata

-          Presbiopia

MIOPIA

Mata miopik lebih panjang daripada normal, sehingga cahaya terfokus didepan retina. Objek pada jarak pendek terlihat tampak jelas, tetapi objek pada jarak jauh terlihat kabur. Pada myopia hal ini dikarenakan mata terlalu panjang dan gambaran terfokus di depan retina bukan tepat pada retina.

Miopia merupakan kelainan yang diturunkan dan seringkali ditemukan pada anak-anak ketika mereka berusia 8 – 12 tahun. Antara usia 13 – 19 tahun, ketika tubuh mengalami pertumbuhan yang pesat, myopia semakin memburuk. Antara usia 20 - 40 tahun, biasanya terjadi sedikit perubahan.

Jika sifatnya ringan maka disebut myopia rendah, jika berat disebut myopia tinggi.

Penderita myopia harus memeriksakan matanya secara teratur guna mengetahui setiap perubahan yang terjadi pada retina. Jika retina lepas maka satu-satunya cara untuk memperbaikinya adalah pembedahan.

HIPEROPIA

Mata Hiperopik lebih pendek daripada normal. Cahaya dari objek jarak dekat (misalnya ketika membaca buku), tidak dapat terfokus secara jelas pada retina. Mata terlalu pendek sehingga objek jarak dekat terlihat kabur.

Hiperopia juga diturnkan. Bayi dan anak-anak cenderung mengalami hiperopia ringan. Sejalan dengan pertumbuhan dan bertambah panjangnya mata, hiperopia semakin berkurang.

ASTIGMA

Kornea merupakan jendela mata. Kornea yang normal berbentuk bundar dan licin, pada astigma kornea lebih melengkung ke satu arah, berbentuk oval.

Astigma menyebabkan distorsi atau pandangan kabur pada objek jarak dekat maupun jarak jauh. Penglihatan penderita hampir menyerupai penglihatan dirumah kaca, dimana seseorang terlihat terlalu tinggi, terlalu lebar, atu terlalu kurus.

Astigma bias ditemukan bersama-sama dengan myopia maupun hiperopia.

 

©2015 Bandung Eye Center All right reserved   Developed by javwebnet